Home - Kuliner - Bernostalgia dengan Makanan Zaman Majapahit
Ilustrasi. (sumber: newsmedia.co.id)

Bernostalgia dengan Makanan Zaman Majapahit

MALANG, Malangmbiyen.com – Kerajaan Majapahit merupakan kerajaan kuno yang pernah berjaya pada masa 1293 hingga 1500 M. Pada saat Hayam Wuruk memegang kekuasaan, Majapahit mencapai kejayaannya. Tidak hanya masalah kekuasaan, kuliner Majapahit tidak kalah menarik untuk diperbincangkan. Pada sejumlah prasasti yang ditemukan pada era awal 900 Masehi hingga 940-an Masehi, termasuk beberapa karya lain yang mengatakan adanya makanan yang disajikan pada masa Majapahit yang dihidangkan pada acara-acara besar di masa itu.

Kuliner Majapahit tercatat dalam beberapa prasasti seperti Prasasti Panggumulan I (902 M), Prasasti Watukura (902 M), dan Prasasti Paradah II (943 M).

Jukut Harsyan adalah salah satu hidangan khas zaman Majapahit. Makanan ini hampir sama dengan sup bebek, bedanya makanan ini dicampur dengan potongan batang pisang muda. Pada zaman Majapahit belum ada kelas kuliner seperti zaman sekarang, namun pada masakan Jukut Harsyan ini masyarakat zaman dulu mencampur batang pisang muda untuk menurunkan kolesterol yang tinggi pada bebek.
Keunikan lainnya yang dilakukan oleh juru masak zaman Majapahit untuk membuat aroma masakan semakin enak adalah dengan menggunakan kemenyan untuk penyedap bumbuna. Tujuannya adalah untuk mengeluarkan aroma pada masakan tersebut. Bumbu memasak Jukut Harsyan ini ada pada pedoman Dharma Caruban yang mengacu pada dewa dan dewi Agama Hindu seperti 1 kencur menjadi simbol Yudhistira, 4 lengkuas simbol Bima, hingga 3 kunyit simbol Arjuna, begitulah seperti yang dilansir dalam detikfood.com.

Tidak hanya itu, ada juga minuman kuno Majapahit yang bahannya dari jahe, cengkeh, serai, kayu manis, secang, dan gula. Minuman ini berwarna merah kecokelatan dengan rasa manis dan hangat. Raja Majapahit menyuguhkan itu karena warnanya hampir sama dengan minuman anggur hanya saja tidak beralkohol. Selain Jukut Harsyan, ada pula jajanan ala Majapahit lainnya yaitu Wajik dari beras ketan yang merupakan jajanan kuno Majapahit. (ajm/mza)

Sumber: detikfood.com dan newsmedia.co.id

Check Also

Tradisional, Tapi Tetap Bertahan

MALANG, MalangMbiyen.com – Beda Bledus beda lagi Ongol-ongol. Sama halnya dengan Bledus,  makanan tradisional khas …