Home - Ngalam Saiki - Malang Waspada Angin Kencang dan Petir
Ilustrasi (sumber:aktual.co)

Malang Waspada Angin Kencang dan Petir

MALANG, MalangMbiyen.com – Selama tujuh hari mulai Selasa (1/12) ini, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Malang memprediksi cuaca se Malang Raya ini akan ekstrim. Peralihan dari musim kemarau ke musim penghujan berpotensi memicu hujan disertai angin kencang dan petir.

“Untuk tanggal satu dan dua Desember, rata-rata cuara cerah hingga berawan. Kecepatan angin antara lima hingga 35 kilometer per jam,” terang Ahmad Luthfi, petugas Stasiun Klimatologi Karang Ploso seperti dikutip dari Surya.

Angin bertiup dari timur laut hingga tenggara, dengan kecepatan 5 km/jam hingga 40 km/jam. Sementara suku antara 18 hingga 31 derajat celcius, dengan kelembaban udara 43 persen hingga 98 persen. Luthfi menambahkan, Malang Raya akan diperkirakan berawan hingga hujan pada 3 Desember hingga 7 Desember. Hujan ringan berpotensi pada 4 Desember. Sedangkan 7 Desember akan terjadi hujan ringan hingga sedang.

Selebihnya, tanggal 3, 5 dan 6 Desember diprediksi akan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Rata-rata hujan terjadi dari siang hingga malam hari.

Ketua Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, Hafi Lutfi mengingatkan potensi petir. Biasanya diawali dengan mendung yang gelap disertai hawa panas. Suhu panas akan membentuk uap air dari bumi. Saat uap bertemu dengan mendung, akan terjadi petir. Masyarakat harus waspada agar tidak menjadi korban sambaran petir.

“Petir biasanya akan menyambar benda-benda yang menjulang untuk menetralkan muatan listrinya. Karena itu hindari berteduh di bawah pohon, atau apa pun yang menjulang tinggi,” terangnya.

Paling rawan adalah orang yang berada di tempat terbuka, karena pada dasarnya tubuh manusia bermuatan negatif.

“Petir akan mudah menyambar untuk melepaskan muatannya ke arah manusia, jika berada di tempat terbuka,” pungkasnya. (mza)

Sumber : Surya

Check Also

Masih Bertahan, Kantor Perbendaharaan Negara

UMAK sering uklam-uklam nag alun-alun? Mungkin objek yang sering ditemui ialah Masjid Jami’ atau gereja, bahkan …