Home - Unik - Comboran, Pasar Barang Bekas Legendaris Warga Malang

Comboran, Pasar Barang Bekas Legendaris Warga Malang

Bukan warga Malang apabila belum pernah mengunjungi Pasar Comboran. Jika berkunjung ke Kota Malang atau mungkin sebagai warga Malang asli, pasti pernah mengunjungi salah satu tempat legendaris Kota Malang ini. Terkenal sebagai pusat barang bekas dan tempat berjualan barang yang murah meriah, Pasar Comboran menjadi primadona bagi pecinta barang-barang yang murah meriah ataupun barang bekas.

Fany Puspita, MalangMbiyen.com

Area Pasar Comboran terletak di empat ruas jalan yang berada di kawasan Malang sebelah selatan. Jalan masuk jika dari arah utara memasuki Jalan Prof. Moh. Yamin yang juga dikenal dengan area “Kidul Pasar” alias Pasar Selatan karena letaknya di daerah selatan Pasar Besar kota Malang. Area comboran ini dikenal menjual sepeda-sepeda bekas ataupun baru. Meskipun dijual dengan kondisi yang tidak baru, banyak penjual yang menjaga barang dagangannya agar tetap bagus dengan cara dibersihkan sampai di cat ulang.

Sepeda dibersihkan dan di cat ulang. (Fany/MalangMbiyen)
Sepeda dibersihkan dan di cat ulang. (Fany/MalangMbiyen)

Di depan area berjualan sepeda, jika terus lurus akan terlihat gedung pasar yang tampak terbengkalai. Gedung ini adalah pasar yang rencananya dibangun untuk merelokasi pasar comboran lama yang ada di sekitarnya. Namun pada kenyataannya gedung ini tidak digunakan karena pedagang yang tidak mau dipindah lokasi berdagangnya. Saat ini gedung dengan 4 lantai ini hanya dipakai oleh pedagang yang ada di bagian-bagian depan.

Gedung Pasar. (Fany/MalangMbiyen)
Gedung Pasar. (Fany/MalangMbiyen)

Tepat di depan gedung pasar yang tampak mangkrak, ada Jalan Sartono S.H yang kebanyakan menjual barang elektronik bekas, baju-baju murah impor, suku cadang komputer sampai obat tradisional. Obat-obat tradisional yang ada di daerah ini sangat unik, karena kebanyakan berasal dari binatang serperti ular, kadal hingga kalajengking. Umumya obat-obat ini dijajakan oleh penjualnya dengan cara yang tidak biasa, yakni dengan lantang mempromosikan barang jualannya dengan mikrofon dan sound system hingga banyak orang yang mengelilinginya. Jika anda beruntung, anda bisa melihat pedagang yang mempraktekkan pengobatan bekam di tempat berjualannya.

Pengunjung memilih barang yang dijajakan. (Fany/MalangMbiyen)
Pengunjung memilih barang yang dijajakan. (Fany/MalangMbiyen)

Jalan Irian Jaya terletak tepat di jalan Sartono SH. Sepanjang jalan ini pedagang umumnya menjual barang-barang yang berhubungan dengan otomotif, seperti helm, jok sepeda motor, pelindung jok sepeda motor, knalpot, spion dan kebutuhan otomotif lain baik itu bekas maupun baru. Jika meneruskan perjalanan lurus terus maka Anda akan menemukan pedagang yang berjualan barang antik seperti cincin batu akik, keris dan aksesoris tradisional unik lainnya. Jika anda memerlukan servis sepatu atau memutuskan membeli sepatu rekondisi alias bekas, cobalah berkunjung di area Jalan Irian jaya ini.

Jalan Irian Jaya. (Fany/MalangMbiyen)
Jalan Irian Jaya. (Fany/MalangMbiyen)
Barang Otomotif. (Fany/MalangMbiyen)
Barang Otomotif. (Fany/MalangMbiyen)
Barang Antik. (Fany/MalangMbiyen)
Barang Antik. (Fany/MalangMbiyen)

Jangan khawatir apabila Anda merasa lapar atau haus ketika jalan-jalan di Pasar Comboran, karena ada juga kuliner legendaris khas Malang yang berada di ujung jalan Irian Jaya. Tepatnya terletak di seberang Jalan Halmahera yang juga masuk di area Comboran. Terletak dekat rel kereta, ada Orem-orem Tempe yang terkenal karena rasanya yang enak dan murah meriah. Jika Anda haus, ada juga pedagang yang berjualan es kelapa muda atau biasa disebut es degan. Bisa anda beli juga kelapa mudanya dengan harga yang relatif murah dan bisa harga grosir. Ada lagi kuliner yang cukup terkenal bagi warga kota Malang yakni heci atau weci ayam Comboran yang dijual dengan harga dua ribu rupiah saja. (fpr/mza)